Showing posts with label alat musik khas jawa barat. Show all posts
Showing posts with label alat musik khas jawa barat. Show all posts

Friday, January 17, 2020

suling bambu

Suling

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Berbagai macam suling.
Suling adalah alat musik dari keluarga alat musik tiup kayu atau terbuat dari bambu. Suara suling berciri lembut dan dapat dipadukan dengan alat musik lainnya dengan baik.
Suling modern untuk para ahli umumnya terbuat dari perakemas atau campuran keduanya. Sedangkan suling untuk pelajar umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang dilapisi perak.
Suling konser standar ditalakan di C dan mempunyai jangkauan nada 3 oktaf dimulai dari middle C. Akan tetapi, pada beberapa suling untuk para ahli ada kunci tambahan untuk mencapai nada B di bawah middle C. Ini berarti suling merupakan salah satu alat musik orkes yang tinggi, hanya piccolo yang lebih tinggi lagi dari suling. Piccolo adalah suling kecil yang ditalakan satu oktaf lebih tinggi dari suling konser standar. Piccolo juga umumnya digunakan dalam orkes.
Suling konser modern memiliki banyak pilihan. Thumb key B-flat (diciptakan dan dirintis oleh Briccialdi) standar. B foot joint, akan tetapi, adalah pilihan ekstra untuk model menengah ke atas dan profesional.
Suling open-holed, juga biasa disebut French Flute (di mana beberapa kunci memiliki lubang di tengahnya sehingga pemain harus menutupnya dengan jarinya) umum pada pemain tingkat konser. Namun beberapa pemain suling (terutama para pelajar, dan bahkan beberapa para ahli) memilih closed-hole plateau key. Para pelajar umumnya menggunakan penutup sementara untuk menutup lubang tersebut sampai mereka berhasil menguasai penempatan jari yang sangat tepat.
Beberapa orang mempercayai bahwa kunci open-hole mampu menghasilkan suara yang lebih keras dan lebih jelas pada nada-nada rendah.
Suling konser pada sebelum Era Klasik (1750) memakai Suling Blok (seperti gambar atas), sedangkan pada sebelum Era Romantis (Era Klasik 1750-1820) pakai Suling Albert (kayu hitam berlubang dan dilengkapi klep), dan sejak Era Romantis (1820) memakai suling Boehm (kayu hitam atau metal dilengkapi klep semua yang disebut juga suling Boehm, sistem Carl Boehm), atau suling saja.
Khusus musik keroncong di Indonesia pada Era Stambul (1880-1920) memakai suling Albert, dan pada Era Keroncong Abadi (1920-1960) telah memakai suling Bohm.

kacapi

Alat Musik Kecapi

Alat Musik Kecapi
Alat Musik Kecapi – Kecapi merupakan alat musik tradisional dari sunda alias Jawa Barat yang dimainkan dengan cara di petik untuk mewarnai kesenian music yang ada di tanah sunda. Tidak banyak yang mengetahui apa yang dimaksud dengan alat musik kecapi, kebanyakan masyarakat mungkin mengetahui kalau kecapi adalah buah, bukan alat musik.
Padahal kecapi sudah ada sejak lama. Maka dari itu yuk simak sejarah alat musik kecapi dan teknik memainkannya yang sudah sangat lekat dengan budaya sunda, Jawa Barat.

Awal Mula Sejarah Alat Musik Kecapi

Alat Musik Kecapi
Kecapi adalah alat musik tradisional yang sudah dikenal sejak berabad-abad tahun yang lalu. Awal mulanya kecapi berasal dari negeri China yang memiliki nama lain yaitu Ghuzeng. Dan kecapi biasanya digunakan untuk mengiringi musik dengan alunan yang lembut dan mendayu.
Kecapi merupakan alat musik tradisional yang berkembang di daerah Jawa, yang lebih tepatnya diyakini berasal dari daerah Kuningan Jawa Barat. Sejarah alat musik kecapi juga merujuk pada tanaman sentul, yang mana kayunya diyakini digunakan untuk membuat alat musik kecapi. Di sunda sendiri kecapi dijadikan alat musik utama dalam tembang sunda atau Mamaos Cianjuran dan kecapi suling.
Baca Juga: Alat Musik Bali

Bahan Pembuatan Alat Musik Kecapi

Alat Musik Kecapi
Walaupun kelihatannya alat musik ini sederhana, tapi proses pembuatannya tidak sesederhana itu. Kayu yang dijadikan bahan dasarnya itu berasal dari kayu Kenanga. Kayu tersebut sebelum digunakan harus terlebih dahulu direndam selama 3 bulan, baru bisa dibentuk menjadi sebuah kecapi yang sesuai kebutuhan.
Senar yang digunakan juga bukan senar dari kawat sembarangan. Melainkan dari jenis kawat suasa (logam yang terdapat campuran emas dan tembaga) jika ingin mendapatkan kualitas suara yang bagus. Namun, pada saat ini senar kecapi terbuat dari kawat baja karena mahalnya harga kawat suasa.

Bentuk Alat Musik Kecapi

Alat Musik Kecapi
Ternyata kecapi tidak hanya memilik satu jenis bentuk saja, ada 2 jenis bentuk alat musk kecapi yaitu kecapi parahu dan kecapi siter.
  • Kecapi Parahu. Kecapi parahu bentuknya mirip seperti perahu pada umumnya, kecapi ini dibuat dalam proses yang cukup lama yakni 3 bulan dan lubang resonansinya berada dibagian bawah untuk memungkinkan suara keluar lebih jelas. Pada jaman dahulu kecapi parahu ini dibuat langsung dari bongkahan-bongkahan kayu dengan cara memahat nya.
  • Kecapi Siter. Kecapi Siter merupakan bentuk yang lebih sederhana dari kecapi parahu, biasanya sisi bagian atas dan bawahnya berbentuk trapesium yang rata dan terdapat lubang resonansi didalamnya. Bentuk alat Kecapi ini cocok disandingkan dengan suling sunda yang terbuat dari bambu, alunan dari kedua alat musik tersebut menghasilkan harmoni yang merdu dan indah khas sunda.

Cara Memainkan Alat Musik Kecapi

Alat Musik Kecapi
Cara memainkan kecapi siter dan kecapi parahu sama saja, yaitu dengan cara dipetik. Kecapi suling adalah sebutan untuk perangkat waditra sunda yang ada di hampir semua daerah Tatar sunda. Waditra terdiri dari dua jenis yaitu suling dan juga kecapi.
Meskipun kecapi sering dijadikan sebagai instumental, kecapi juga bisa dijadikan untuk mengiringi juru sekarang biasanya membawakan lagu-lagu secara Rampak Sekar atau Anggara Sekar.

Teknik Memainkan Alat Musik Kecapi

Alat Musik Kecapi
Alat musik kecapi cara memainkannya yaitu dengan cara dipetik menggunakan jari tangan, baik itu kecapi siter maupun kecapi parahu. Namun dalam memainkannya harus menggunakan teknik agar suara yang dihasilkan mempunyai kualitas yang bagus dan enak didengar.
Jika ingin memainkan alat music kecapi harus menguasai teknik memainkannya, agar bisa menghasilkan melodi yang indah. Ada 3 teknik memainkan alat musik kecapi yang perlu diketahui sebelum memainkannya :

1. Teknik Di Jambret

Teknik Di jambret, terdengar unik karena seperti sebuah tindak kejahatan. Tapi tenang saja ini bukan teknik yang diajarkan untuk melakukan tindak criminal kok. Ini adalah teknik yang dilakukan dengan cara menggerakkan jari jemari tangan kanan, yakni jari jempol, jari tengah, dan jari telunjuk diatas 3 senar nada yang dibunyikan secara bersamaan.
Dan dengan 2 jari jemari tangan kiri, yakni jari jempol dan jari telunjuk dengan memetik senar sebagai pengisi nada bebas. Disebut teknik di jambret karena posisi badan yang juga tangan pemain kecapi terlihat seperti ingin menjambret.
Biasanya teknik ini digunakan pada saat mengiringi tembang atau lagu-lagu dengan tempo yang cepat harus hati-hati memainkannya karena jika salah sedikit maka nada yang dihasilkan berbeda.

2. Teknik Sintreuk Toel

Memainkan alat musik kecapi dengan teknik sintreuk toel adalah teknik memetik senar kecapi dengan cara menjentikkan jari pada senar kecapi menggunakan ujung jari telunjuk tangan kanan dan tangan kiri. Teknik ini seperti sedang mentoel atau mencolek seseorang.
Tangan kanan dan tangan kiri harus memiliki peran yang sangat signifikan. Hal itu karena harus menyelaraskan antara ketetapan dan kecepatan nada sepanjang tembang atau lagu saat dimainkan menggunakan kedua jari telunjuk di masing-masing tangan.
Pada teknik ini harus memposisikan jari telunjuk melengkung di bawah senar kecapi, dan pemain alat musiknya menjentikkan atau mentoel senar dengan jari telunjuk sehingga menghasilkan bunyi nada yang diinginkan. Tehnik seperti ini biasanya digunakan untuk menghasilkan alunan-alunan nada yang melodis.

3. Teknik Dijeungkalan

Di teknik ini posisi badan pemain alat musik lebih condong ke depan dan posisi jarinya hampir mirip dengan teknik di jambret. Hanya saja yang membedakannya adalah posisi pemainnya. Jari jemari tangan kanan memainkan 3 senar nada secara bersamaan sedangkan jari jemari kiri memetik senar dan memainkan nada dengan bebas.
Baca Juga: Alat Musik Jawa

angklung

Sejarah Alat Musik Bambu Asal Jawa Barat, Angklung

0
1907
sumber foto: bamboeindonesia.wordpress.com
Angklung adalah alat musik bernada ganda yang telah dikenal sejak abad ke 11. Nama angklung sendiri berasal dari Bahasa Sunda yaitu angkleung-angkleungan. Angklung terdiri dari dua suku kata yaitu angka yang berarti nada dan lung yang berarti pecah. Alat musik ini terbuat dari bambu yang dibunyikan dengan cara digoyangkan. Bunyi tersebut dihasilkan oleh benturan badan pipa bambu sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil.

suling bambu

Suling Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian Berbagai macam suling. Suling  adalah  alat musik  dari keluarga  alat musik...